Baru seminggu mulai menyesuaikan diri lagi bukan hanya muridnya, gurunya juga meyesuaikan diri lagi. Baru saja nyaman dengan kelas baru, tiba-tiba........ditunjuk jadi wali kelas daaaaaaaaaaaaan lagi kelas satu. guru kelas Ok, tapi wali kelas kayaknya belum siap mental deh apalagi kelas 1. Tidak ada kesempatan berpikir, hanya bismillah akhirnya tugas harus diterima walaupun membuat tidak bisa tidur, tegang, hampir bisa dikatakan stress ^_^. Sebenarnya tidak masalah dengan mengajar-nya. yang membuat terlihat rumit hanya membangunkounikasi dengan orang tua, harus berbicara di depan wali murid, urusan-urusan yang selama ini aku hindari karena ketidak bisaan untuk tampil di depan publik bahasa sulitnya "being under the spotlight".
Hari pertama: satu krucil datang dengan menangis dan tidak mau di tinggal bundanya, segala bujuk rayu termentahkan hingga akhirnya ditinggal paksa oleh si bunda. pagi-pagi akhirnya harus olah raga mengajaknya bermain, dengan sesekali masih terisak. Satu jam berlalu, mulai berhanti menangis hanya sesekali terisak sambil mencari bundanya tetapi mulai bisa dialihkan dengan bermain, melihat film, membuat origami. Seharian seperti itu, belum lagi 20 anak yang lain begitu aktifnya. pada akhir jam pelajaran, ketika semua krucils telah pulang tinggal aku, capek, bingung, dan semua bercampur menjadi satu. Dan masih memikirkan stategi untuk hari Senin besok. Hmmmmmmmmmmmmmmm just wait my action Guys ^_^

0 komentar:
Posting Komentar